Satu Tahun yang Sibuk Untuk Watcher Entertainment

Sebuah tulisan untuk menunjukkan apresiasi terhadap Watcher Entertainment

Tepat hari ini satu tahun lalu, berita tentang peluncuran Watcher Entertainment resmi dirilis. Aku baru mulai mengapresiasi video-video mereka secara rutin sejak Juli 2020. Kurang lebih enam bulan setelah kanal Youtube mereka resmi mengudara. Meskipun begitu, aku tidak melebih-lebihkan ketika berkata bahwa Watcher adalah salah satu pembuat konten tersibuk yang aku ikuti di tahun 2020.

Ketika mulai berlangganan di kanal Youtube mereka, Watcher merilis 2 video setiap minggu. Di luar video mereka juga merilis podcast Here’s What You Do (satu episode/minggu). Kau bisa membayangkan betapa dimanjakannya aku sebagai subscriber baru di masa itu. Konten mereka pun secara natural mulai hadir dalam rutinitas sehari-hariku. Setiap kiriman baru menjadi pengingat hari dalam satu minggu. Calendar? I don’t know them.

Di penghujung September 2020, rutinitas ini mulai terusik ketika podcast Here’s What You Do & Watcher Weekly mendadak hiatus. Aku sebenarnya mengerti kenapa mereka akhirnya mengalihkan fokus dari dua konten ini. They are a business, after all. Tetap saja, aku akan bohong kalau berkata hiatus ini tidak membuatku sedih.

Mendengar Here’s What You Do adalah agenda wajib setiap Selasa pagi. Ketika tidak ada hal baru untuk didengar, aku butuh waktu lebih untuk menemukan rutinitas baru. Kalau dipikir-pikir, rasa sedih ini adalah risiko yang harus aku bayar ketika memutuskan untuk mencari pasokan serotonin dari hasil kerja pembuat konten yang cepat atau lambat pasti akan berubah. Aku masih berusaha untuk menjadi lebih bijak dalam hal ini.

Pada akhirnya, konten yang ditelurkan Watcher memang sangat membantuku selama satu tahun terakhir. Walaupun menghentikan produksi Watcher Weekly untuk sementara, web-series yang mengisi tempat yang ditinggalkan ini cukup berhasil mengusir rasa sedihku. Watcher juga berhasil membuat bulan Oktober dan Desember tahun ini menjadi lebih semarak. WATCHERWEEN, WATCHERMASS, you name it! They’re truly doing their best.

Jadi, tidak mengherankan ketika mereka berhasil menembus satu juta subscriber (di hari ulang tahun Ryan!) dan 3000 patreon dalam waktu kurang dari setahun. Meskipun hanya berstatus sebagai penikmat karya-karyanya, aku pun ikut senang melihat pencapaian mereka. Aku tidak sabar melihat apalagi yang akan mereka produksi di tahun 2021.

Aku boleh jadi tidak sesibuk yang aku harapkan di tahun 2020. Namun, setidaknya satu perusahaan yang pasti sibuk tahun ini berhasil merilis konten yang mencerahkan hari orang-orang sepertiku yang dijodohkan algoritma dengan konten mereka.


Sumber gambar: teaser untuk #WATCHERMAS 2020 di Twitter.

Catatan sampingan: salah satu daya tarik Watcher adalah rentang konten mereka yang luas. Makanan? Ada. Cerita horor? Hadir. Sejarah dipadu humor? Lucu & beragam. Travel? Banyak & menghibur! That being said, aku harap mereka kembali merilis konten gaming. Meskipun konten semacam ini terbilang cult-favorite & tidak menjanjikan secara statistik, aku tetap ingin melihat mereka melanjutkan petualangan di Dungeon & Dragon. They basically the only reason I care about that game in the first place.

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s